Penipuan kerja paruh waktu like dan subscribe atau tugas Telegram: cara kerja dan cirinya
Kerja paruh waktu like dan subscribe, like TikTok atau tugas Telegram yang meminta deposit untuk misi berikutnya adalah penipuan, menurut Satgas PASTI OJK.
Tingkat bahaya tinggi Biasanya lewat: WhatsApp, Telegram, Instagram, TikTok, SMS
Ringkasan
- Satgas PASTI OJK memperingatkan modus lowongan paruh waktu yang meminta korban like dan subscribe, lalu menyetor deposit.
- Bayaran kecil di tugas pertama dipakai untuk membangun kepercayaan sebelum korban diminta deposit.
- Buklet OJK menyebut tawaran kerja paruh waktu dengan komisi besar setelah menyetor uang sebagai contoh penipuan.
- OJK menyarankan prinsip 2L sebelum menerima tawaran apa pun: Legal dan Logis.
Lihat ringkasan lengkapTampilkan lebih sedikit
Di halaman ini
- Bagaimana modus kerja paruh waktu like dan subscribe bekerja?
- Apa ciri-ciri modus kerja paruh waktu like dan subscribe?
- Apa beda modus kerja paruh waktu like dan subscribe dengan lowongan asli?
- Saya sudah terlanjur. Apa yang harus saya lakukan sekarang?
- Apa itu penipuan like dan subscribe atau tugas Telegram?
- Kerja online like TikTok atau jadi buzzer online, penipuan atau bukan?
- Apa saja variasi tugas yang dipakai penipu?
- Seperti apa contoh pesannya?
- Mengapa tugas pertama benar-benar dibayar?
- Apa bedanya dengan kerja online yang sah?
Bagaimana modus kerja paruh waktu like dan subscribe bekerja?
Modus kerja paruh waktu like dan subscribe biasanya berjalan dalam 5 langkah. Langkah yang meminta uang, data pribadi, atau pindah ke aplikasi chat adalah titik untuk berhenti.
- Langkah 1 dari 5: Anda ditawari kerja sampingan dari ponsel, misalnya like, follow atau subscribe konten, dengan bayaran per tugas.
- Langkah 2 dari 5: Tugas pertama dibayar kecil agar Anda percaya bahwa pekerjaan itu nyata.
- Langkah 3 dari 5: Anda diajak masuk grup chat dan diberi misi berikutnya.
- Langkah 4 dari 5: Untuk membuka misi, Anda diminta deposit dengan janji deposit kembali beserta imbalan.
- Langkah 5 dari 5: Deposit terus diminta dengan berbagai alasan, sampai pelaku menghilang membawa uang Anda.
Apa ciri-ciri modus kerja paruh waktu like dan subscribe?
Modus kerja paruh waktu like dan subscribe punya 7 ciri utama di bawah, masing-masing dengan sumbernya. Satu ciri saja sudah cukup alasan untuk berhenti dan memeriksa ulang sebelum membayar atau mengirim data.
- Pekerjaannya berupa like, subscribe atau follow konten media sosial dengan bayaran per tugas.
- Setelah tugas pertama dibayar, Anda diajak masuk grup chat untuk misi berikutnya.
- Anda diminta deposit atau isi saldo untuk membuka misi berikutnya.
- Ada janji deposit kembali beserta imbalan setelah misi selesai.Otoritas Jasa Keuangan (Satgas PASTI)
- Komisi besar dijanjikan setelah Anda menyetor uang.Otoritas Jasa Keuangan (Sekretariat Satgas PASTI)
- Tugasnya disebut uji aplikasi, optimasi aplikasi atau product boosting, lalu Anda diminta deposit untuk menyelesaikan set tugas berikutnya.Federal Trade Commission (Amerika Serikat)
- Penghasilan harian dijanjikan dari menonton video atau iklan, menebak gambar, atau merekrut anggota baru dengan bonus berjenjang.Satgas PASTI (Otoritas Jasa Keuangan)
Apa beda modus kerja paruh waktu like dan subscribe dengan lowongan asli?
Tabel di bawah membandingkan langkah modus kerja paruh waktu like dan subscribe dengan cara perusahaan yang sah merekrut, baris demi baris.
| Modus penipuan | Lowongan yang sah |
|---|---|
| Pekerja harus menyetor deposit untuk bisa bekerja. | Pemberi kerja membayar pekerja; tidak ada setoran untuk membuka pekerjaan. |
| Penghasilan besar dan cepat untuk tugas yang sangat mudah. | Bayaran sesuai beban kerja dan disebut dalam perjanjian tertulis. |
| Saldo hanya bisa ditarik setelah menambah deposit. | Upah dibayar ke rekening Anda tanpa syarat setoran. |
Saya sudah terlanjur. Apa yang harus saya lakukan sekarang?
Jika Anda sudah mengikuti modus kerja paruh waktu like dan subscribe, hentikan kontak, jangan mengirim uang atau data lagi, simpan semua bukti, lalu lapor ke kanal resmi di bawah.
- Berhenti dan jangan menambah deposit, termasuk untuk 'menarik' saldo yang tertahan.
- Simpan tangkapan layar grup, misi, dan semua bukti transfer beserta nomor rekening tujuan.
- Hubungi bank Anda lewat nomor resmi dan laporkan ke IASC di iasc.ojk.go.id; buat laporan terpisah bila Anda memakai lebih dari satu rekening.
- Buat Laporan Polisi di SPKT kantor polisi terdekat.
Lapor ke mana?
-
Indonesia Anti-Scam Centre (IASC)
Lapor penipuan yang sudah terlanjur transfer, agar rekening penipu bisa diblokir
-
Call Center Polri 110
Keadaan darurat dan laporan kejahatan; laporan resmi dibuat di SPKT Polres atau Polsek terdekat
-
Kontak OJK 157
Tanya izin lembaga jasa keuangan dan pengaduan konsumen
Apa itu penipuan like dan subscribe atau tugas Telegram?
Penipuan like dan subscribe adalah tawaran kerja paruh waktu yang membayar Anda untuk tugas ringan, seperti menyukai video YouTube atau TikTok, lalu meminta deposit agar Anda bisa membuka misi berikutnya. Satgas PASTI OJK menjelaskan polanya: tugas pertama dibayar, korban diundang ke grup Telegram atau grup chat lain, lalu diminta menyetor uang dengan janji kembali beserta imbalan, sampai pelaku menghilang. Karena itu modus ini juga disebut penipuan tugas Telegram.
Kerja online like TikTok atau jadi buzzer online, penipuan atau bukan?
Penawaran yang membayar per like, komentar atau follow di TikTok atau media sosial lain, termasuk yang menyebutnya kerja buzzer online, memakai pola yang sama bila kemudian meminta deposit, isi saldo atau perekrutan anggota baru. Satgas PASTI OJK menghentikan sejumlah entitas dengan skema seperti itu pada 2024 sampai 2026. Pekerjaan promosi berbayar yang sah tidak meminta Anda menyetor uang untuk bisa bekerja atau menarik upah.
Apa saja variasi tugas yang dipakai penipu?
Selain like dan subscribe, tugasnya bisa disebut uji atau optimasi aplikasi dan product boosting, memberi rating, menonton drama atau iklan, menebak gambar, atau ikut copy-trading kripto. Komisi Perdagangan Federal Amerika Serikat (FTC) menyebut pola tugas ini sama: bayaran kecil di awal, lalu deposit untuk menyelesaikan set tugas berikutnya. Pada Mei 2026, Satgas PASTI OJK menghentikan entitas dengan tugas menonton drama, menebak gambar dan menonton iklan yang mewajibkan deposit dan perekrutan anggota.
Seperti apa contoh pesannya?
Ilustrasi berikut disusun redaksi KarirAman dari pola yang dijelaskan Satgas PASTI OJK. Ini bukan salinan pesan asli. Tautan dan nomor sudah disamarkan.
Kerja sampingan dari HP, cukup like dan subscribe, komisi per tugas langsung cair. Gabung grup [tautan dihapus] untuk misi harian. Misi berikutnya perlu isi saldo dulu, nanti kembali plus bonus. Admin: 08xx-xxxx-xxxx.
Kata kunci seperti like dan subscribe, komisi per tugas, misi harian dan isi saldo adalah pola yang dikenali Cek Loker.
Mengapa tugas pertama benar-benar dibayar?
Satgas PASTI OJK menjelaskan bahwa setelah misi pertama, korban memang menerima penghasilan, lalu diundang ke grup chat. Bayaran kecil itu membuat korban percaya, sehingga mau menyetor deposit untuk misi berikutnya. Pada misi selanjutnya deposit diminta lagi, dan setelah beberapa waktu pelaku menghilang.
Apa bedanya dengan kerja online yang sah?
Kerja online yang sah tidak meminta Anda menyetor uang untuk bisa bekerja atau untuk menarik upah. OJK menyarankan prinsip 2L: Legal, yaitu pihak yang menawarkan punya izin yang tepat dari otoritas yang mengawasi, dan Logis, yaitu imbalan yang ditawarkan masuk akal. Jika ragu, tanyakan ke Kontak OJK 157 sebelum mengirim uang.
Profesi apa yang sering jadi umpan modus kerja paruh waktu like dan subscribe?
Lowongan untuk profesi berikut sering dipakai sebagai umpan modus kerja paruh waktu like dan subscribe. Urutannya dari risiko penipuan tertinggi.
KarirAman 100% gratis. Kami tidak pernah meminta biaya.
Untuk pencari kerja dan pemberi kerja. Kami tidak memasang iklan, tidak menjual data, dan tidak pernah meminta biaya apa pun. Siapa pun yang meminta uang atas nama KarirAman adalah penipu. Kebijakan tanpa biaya
Pertanyaan yang sering diajukan
Kenapa saya benar-benar dibayar di tugas pertama?
Menurut Satgas PASTI OJK, bayaran di misi pertama adalah bagian dari modus. Setelah korban menerima penghasilan pertama, korban diajak masuk grup chat lalu diminta deposit untuk misi berikutnya, dengan janji deposit kembali beserta imbalan. Deposit terus diminta sampai pelaku menghilang.
Apakah semua kerja online dari rumah itu penipuan?
Tidak. Yang menjadi tanda bahaya adalah permintaan menyetor uang untuk bisa bekerja atau menarik penghasilan. OJK menyarankan prinsip 2L: pastikan pihak yang menawarkan punya izin yang tepat (Legal) dan imbalannya masuk akal (Logis).
Saldo tertahan, bisakah ditarik kalau deposit lagi?
Jangan menambah deposit. Pola yang dijelaskan Satgas PASTI OJK adalah permintaan deposit yang terus bertambah sampai pelaku menghilang. Simpan bukti transfer dan segera laporkan ke IASC serta polisi.
Apakah kerja online tanpa deposit pasti aman?
Belum tentu. Dalam pola yang dijelaskan Satgas PASTI OJK, tugas pertama memang tanpa deposit dan dibayar, lalu permintaan deposit baru muncul setelah Anda masuk grup. Tetap waspada bila tugasnya berupa like, rating atau menonton video dengan bayaran per tugas, dan jangan pernah membagikan kode OTP atau data rekening. Panduan lengkapnya ada di halaman kerja online aman.
Bagaimana dengan kerja part time yang mengatasnamakan perusahaan terkenal atau marketplace?
Satgas PASTI OJK mencatat tawaran kerja paruh waktu yang mencatut nama agensi iklan dan perusahaan pemasaran terkenal, dengan tugas memberi penilaian, deposit dan perekrutan anggota baru. Nama besar apa pun bisa dicatut dengan cara yang sama, jadi cek lowongan itu di kanal resmi perusahaannya dan jangan menyetor uang.
Siapa yang menulis dan meninjau halaman ini?
Sumber
Fakta di halaman ini berasal dari sumber berikut. Tanggal menunjukkan kapan kami membukanya.
- Satgas PASTI Blokir 311 Pinjol Ilegal dan Pinpri (bagian 'Waspada Modus Penipuan') Otoritas Jasa Keuangan (Satgas PASTI) · diakses
- Waspada, Penipuan (Scam) Mengintai Kita. Ayo Lawan dan Hindari! (Booklet Satgas PASTI) Otoritas Jasa Keuangan (Sekretariat Satgas PASTI) · diakses
- Indonesia Anti-Scam Centre (IASC): Tentang, Langkah Pelaporan dan FAQ Otoritas Jasa Keuangan (IASC) · diakses
- Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kepolisian Negara Republik Indonesia · diakses
- Paying to get paid: gamified job scams drive record losses (FTC Data Spotlight) Federal Trade Commission (Amerika Serikat) · diakses
- Siaran Pers SP 5/STPASTI/VII/2025: Satgas PASTI Hentikan Kegiatan Usaha Omnicom Group (OMC) Palsu Otoritas Jasa Keuangan (Satgas PASTI) · diakses
- Siaran Pers SP 02/STPASTI/II/2024: Satgas PASTI Hentikan Kegiatan Usaha Bartle Bogle Hegarty (BBH) Indonesia dan Smart Wallet Otoritas Jasa Keuangan (Satgas PASTI) · diakses
- Siaran Pers SP 05/STPASTI/V/2026: Satgas PASTI Hentikan Kegiatan Penipuan CANTVR dan YUDIA Satgas PASTI (Otoritas Jasa Keuangan) · diakses
- Siaran Pers SP 06/STPASTI/V/2026: Satgas PASTI Hentikan Kegiatan Penipuan Appeninc, VID, dan Sensenowai Satgas PASTI (Otoritas Jasa Keuangan) · diakses
Cara mengutip
KarirAman (2026). Penipuan kerja paruh waktu like dan subscribe atau tugas Telegram: cara kerja dan cirinya. Diperbarui 8 Oktober 2026. https://kariraman.com/waspada/kerja-paruh-waktu-like-subscribe/
Laporkan loker palsu Laporkan masalah data Cara kami menangani koreksi
Panduan terkait
- Kerja online yang aman: cara membedakan kerja dari rumah yang asli dari penipuan tugas
- Ciri-ciri loker penipuan (loker bodong) dan cara membedakan lowongan asli dan palsu
- Terlanjur transfer ke penipu? Langkah satu jam, satu hari dan satu minggu pertama
- HRD palsu di WhatsApp dan Telegram
- Loker minta biaya pelatihan, medical, seragam atau ID card
- Cek loker: periksa apakah lowongan kerja ini penipuan
CariTalent dan PanduanHewan adalah proyek Kode Nirlaba; Panduan Warga dan The Cast Index adalah publikasi independen dengan pendiri yang sama. CourseToJob adalah situs panduan kuliah milik pemilik yang sama, dikelola Elite Digital AI Solutions Ltd.
Riwayat perubahan
- : Menambahkan tugas Telegram, like TikTok, kerja buzzer online, variasi tugas seperti uji aplikasi dan menonton video, kerja tanpa deposit dan pencatutan nama perusahaan.